Sejarah
Yayasan Baitur Rohman Batuaji resmi didirikan pada hari Sabtu, 20 Juni 2020 di Desa Batuaji, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Pendirian lembaga ini lahir dari sebuah mimpi besar, bentuk kepedulian, dedikasi, serta rasa tanggung jawab dan sinergi kolektif antara para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Pergerakan ini didasari oleh kerinduan bersama akan adanya sebuah wadah perjuangan Islam yang terstruktur, kompeten, dan membawa maslahat yang luas bagi masa depan generasi muda dan umat secara menyeluruh.
Gerakan mulia ini dipelopori oleh Ibu Hajah Sarengah selaku pendiri utama yayasan. Niat baik dan ikhtiar tersebut kemudian mendapatkan dukungan penuh dari berbagai tokoh agama terkemuka di wilayah Batuaji, di antaranya adalah Bapak Kyai Syaikudin, Kyai Mustam, KH. Khoiri, Atsanil Fauziyah, Siti Muasomah, serta jajaran tokoh masyarakat lainnya yang ikut menyumbangkan pemikiran, tenaga, serta doa restu demi tegaknya yayasan ini. Untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan amanah, nakhoda kepemimpinan awal dipercayakan kepada Bapak Abdul Muntolip selaku Ketua Yayasan Baitur Rohman Batuaji.Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola organisasi yang tertib administrasi dan diakui secara sah oleh negara, pihak pengurus segera mendaftarkan legalitas hukum lembaga.
Hanya dalam waktu satu bulan sejak tasyakuran pendirian, Yayasan Baitur Rohman resmi mendapatkan pengakuan hukum dari pemerintah dengan diterbitkannya SK Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: AHU-0015239.AH.01.12. Tahun 2020 pada tanggal 20 Juli 2020. Dengan landasan hukum yang kuat dan dukungan penuh masyarakat, yayasan terus konsisten bergerak mengintegrasikan ilmu dan amal di bidang keagamaan, pendidikan Islam (tarbiyah), serta sosial (khidmatul ummah) demi melahirkan generasi Robbani yang unggul di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Visi
Misi
Jajaran Pengurus


